Brawijaya
(021)7211337
Oktroi Kemang
(021)71792074
fX Sudirman
(021)25554099
UOB Plaza
(021)29261880
Buah Batu
(022)7308104
BAYI PREMATUR
10 MASALAH BAYI PREMATUR Ada sederet masalah berkaitan dengan fungsi hidup bayi-bayi yang lahir kurang bulan. Apa sajakah itu?

Pantas saja kalau Moms merasa cemas dan kuatir yang kemudian menuntunnya menggali informasi tentang bayi prematur. Sebab, menurut dr. Lindana Sastra, Sp.A dari Brawijaya Women and Children Hospital ada sepuluh masalah yang diderita si bayi yang dilahirkan kurang bulan, yang mana kesepuluh masalah itu dipicu oleh kurang matangnya organ dan fungsinya.

Berikut Sepuluh Masalah Bayi Prematur :

1.Kestabilan suhu tubuh.
Ini terjadi ini terjadi akibat masih tipisnya lapisan lemak di kulit sehingga si kecil masih berpetualang mengalami hipotemia.

2.Kesulitan pernafasan
Minimnya sufuktan dalam alveoli paru-paru yang belum matang mengakibatkan proses bernafas terganggu. Bayi bisa mengalami lupa napas.

3.Kelainan gastrointestinal dan nutrisi
Refleks mengisapnya buruk, daya serap usus rendah, dan pengosongan lambung tertunda.

4.Kelainan neurologis atau sistem persarafan.

5.Kelainan darah.

6.Kelainan fungsi jantung
Bisa berpengaruh hipotensi atau justru sebaiknya hipertensi. Si kecil bisa mengalami kuning parah.

7.Fungsi hati yang belum matang.

8.Fungsi ginjal yang belum matang
Terjadi penumpukan asam organik yang tidak terbuang optimal dan tidak keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

9.Imunologis yang belum matang
Mudah terpapar infeksi, kurangnya ‘’warisan’’ antibody dari tubuh ibu.

10.Gangguan metabolism
Bisa berupa hipokaselmia, hipoglikimia, atau bahkan hiperglikemia.
Karena sederet masalah itulah, penanganan bayi-bayi lahir belum waktunya secara intensif sesuai kondisi. Untuk menetapkan tindakan-tindakan, skrining bayi premature dilakukan sesegera mungkin, di menit pertama sejak keluar dari rahim. Meskipun, skrining ini juga dilakukan pada bayi-bayi lahir cukup bulan.

Perawatan Intensif

Karena kondisinya memang khusus, maka perawatan khusus pula yang harus dijalani si kecil. Saat ini, banyak rumah sakit yang memiliki fasilitas NICU atau Neonatal Intensive Care Unit. Di NICU ini bayi ditempatkan dan dirawat layaknya di rahim. Pernafasan dibantu, makanan disuplai, suhu dijaga dan masalah lainnya ditangani.

Perawatan intensif ini berlangsung sampai kodisi bayi membaik sesuai kematagan yang diharapkan. Lamanya di NICU tergantung kondisi si bayi, tergantung berapa usia saat dia lahir sampai waktu cukup bulan. Dan yang dapat memutuskan bayi tersebut sudah boleh dibawa pulang oleh dokter anak yang menangani bayi tersebut.

Kondisi Boleh Pulang

Bayi prematur boleh meninggalkan rumah sakit apabila telah memenuhi kriteria berikut:

•Berat badan telah melebihi 1.800 gr.
•Sudah mampu mengkonsumsi makanan secara oral (melalui mulut).
•Sudah mampu mengatur suhu tubuh secara stabil.
•Tidak lagi membutuhkan terapi oksigen.
•Kenaikan berat badan yang cukup stabil.
•Bayi telah mencapai kestabilan klinis.

Dalam hal ini, harus dipastikan bahwa bayi telah benar-benar dapat bernafas dengan normal, karena bisa saja terjadi henti napas terhadap bayi secara tiba-tiba, walaupun kelihatannya pernafasan telah stabil.

•Orang tua lebih dibekali pengetahuan mengenai perawatan bayi prematur.
•Telah berkonsultasi dengan dokter anak.


Narasumber:
   
dr. Lindana Sastra, SpA
Brawijaya Women & Children Hospital