Brawijaya
(021)7211337
Kemang
(021)22717656
UOB Plaza
(021)29261880
Buah Batu
(022)7308104
CARA MEMOMPA ASI
PLUS MINUS CARA MEMOMPA ASI Bingung mau pilih cara mana dalam memerah ASI? Memakai tangan sendiri, atau lewat alat bantu perah, seperti pompa ASI manual atau elektrik? Apapun itu, pilihlah cara yang paling nyaman dan sesuaikan pula dengan kondisi Anda.
Bila memilih memerah ASI lewat tangan / jari, perhatikan cara memerah yang benar dan bila lebih suka memakai pompa ASI manual atau elektik ikuti petunjuk yang tertera dalam kemasan. Bagaimanapun juga, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri.

1. Memerah ASI dengan Tangan

•Kelebihan:
1. Bisa dilakukan sendiiri  tanpa bantuan alat  apa pun cukup  dengan tangan saja.
2. Lebih  fisiologis  yaitu  fungsi  alat  tubuh  dapat  langsung  menyesuaikan diri  dengan llinkungan atau  dengan alat  tubuh  lainnnya.
3. Tidak  repot  , hanya  tinggal  mencuci  tangan denan sabun hinggga bersih  sebelum memerah  asi.
4. Dapat  mengatur  tekanana dari  tanan kita  sendiri  dan dapat  langsung  merasakan  area mana yang  kelenjar ASInya  masih  lebih  banyak.
5. Lebih  efektif  ketika mengosongkan ASI ketika  ASI  sudah  tinggal sedikit.
6. Jumlah  ASI  perahan  akan lebih  banyak  karena pengosongan payudara  akan merangsang  pembentukan ASI.
7. Hemat  karena tidak  mengeluarkkan biaya  apa pun.
8. Mandiri  karena tidak  bergantung  dengan alat pompa.
9. Mengeluarkan asi  dengam tangam adalah  tehnik memerah  , stimulasi  yang  di lakukan  saat  memerah  - memijat  area areola dan puting  -  dapat merangsang  reflex oksitosin yang  sangat  berguna dalam merangsang  agar  ASI  keluar  dan memproduksi  lebih  banyak  lagi.
10.memerah  lewat  tangan bisa dilakukan kapanpun walau  dalam keadaaan emergency.

•Kekurangan
1. Lebih lama dibandingkan dengan menggunkan pompa  elektrik.
2. Harus tahu  dulu  bagaimana tehnik  atau  cara  memerah  yang  benar , jika tidak  ASI hanya  keluar  sedikit  dan juga  payudara  bisa  sakit.
3. Sedikit  melelahkan karena moms hanya  mengandalkan tenaga sendiri tanpa bantuan alat  lainnya.
4. Letak  pijatan harus  terus  pindah-pindah  agar  semua  kelenjar ASI  dapat  terperah  keluar.
5. Diperlukan waktu  perah  berkisar  15 menit  pada  satu  payudara .
6. Banyak  ASI  yang  diperah anatara lain bergantung  pada  kekuatan tangan moms, jika moms tidak kecapean saat memerah ASI ,maka hasilnya  akan lebih  banyak.

2. Memompa ASI dengan Pompa ASI Manual / Elektrik

•Kelebihan:
1. Pada pompa elektrik swing, getaranya dapat diatur. Misalnya getaran pertama lembut kemudian semakin lama semakin kuat.
2. Pada pompa asi  manual  tanpa listrik, tangan  yang  digunakan  untuk  memompa  bisa bergantian.
3. Menggunakan pompa  elektrik  paling  tidak  melelahkan karena cukup  pompa yang  bekerja  memerah  asi,  berbeda  dengan  pompa  asi  yang manual  masih  memakai  kekuatan tangan,
4. Pada  pompa asi  elektrik  ganda,  perahan  dapat  dilakukan  pada  kedua  payudara secata  bersamaan, waktu  perah pun  bisa di lakukan lebih cepat.
5. Saat memerah  baik pompa manual  atau  elektrik, bisa dilakukan sambil  mengerjakan  kegiatan lain, misalnya  membaca pesan  di handphone atau melihay foto si kecil.
6. Bisa memompa asi sambil juga menyusui si kecil.

•Kekurangan
1. Report menyiapkan alat  pompa  terlebih  dahulu.
2. Higienitas alat pompa harus selalu diperhatikan. alat pompa harus  dibersihkan  dan disterilkan hingga  ke dalam  sambungan selangnya yang kecil dan panjang
3. Memberikan  tekanan negative  sehingga payudara tertarik dan  baru  akhirnya ASI keluar.
4. Sebagian moms merasakan sakit  pada payudaranya ketika menggunakan  pompa disebabkan  tekanannya  yang kurang  cocok.
5. Pada sebagian moms, ketika  pompa  di aplikasikan  pertama kali  asu  tidak langsung keluar . karena itu  tetap harus di  rangsang lewat  dengan  pemijatam dengan tangan  untuk  mengeluarkan ASI.
6. Jika  corong  ( cup )  payudara pompa  tidak  pas  dengan ukuran payudara  terlalu  kecil  atau  terlalu  besar  maka puting  dapat lecet.
7. Harus  pintra-pintar mengatur  tekanan, jika  tidak , tekanan pada  payudara akan  terasa  terlalu  keras,  tekanan yang  terlalu  kuat  / keras  dapat  saja  merusak  saluran ASI.
8. Pompa  elektrik  harus  menggunakan listrik  , jika  listrik  mati  maka  tidak  bias  digunakan  ,  kecuali moms  menggunakan pompa asi  manual  tanpa  listrik  atau  pompa asi  yang menggunakan baterai.
9. Masih  kurang  efektif  dalam hal  pengosongan asi  karena tidak  semua  kelenjar dapat tertekan  seperti  halnnya  memerah  asi  dengan  tangan.

TIPS MEMERAH ASI:
1. Pastikan alat  pompa  atau  tangan bersih sebelum memulai  memerah  atau  memompa
2. Tampung  asi yang  keluar pada payudata yang  satu  ketika payudata  sebelah di perah
3. Ketika memerah  asi  dengan menggunakan tangan , ketahui dulu  tehnik  memerahnya yaiti , jari telunjuk  dengan jempol membentuk  huruf  C dan pada perah  pada bagian batas areola – biasanya  3 cm  dari putting
4. Jika sedang  memerah  dengan  tangan  payudara terasa sakit, maka dapat di pastikan  bahwa posisi tangan  tidak  benar
5. Jika memerah dengan tanggan pastikan wadah agak lebar sehingga asi dapat tertampungg  tanpa ada yang terbuang

Narasumber :
Prof. Rullina Suradi. SpA (K)
Brawijaya Women & Children Hospital