Brawijaya
(021)7211337
Oktroi Kemang
(021)71792074
fX Sudirman
(021)25554099
UOB Plaza
(021)29261880
Buah Batu
(022)7308104
MENOPAUSE
MENOPAUSE Dalam siklus kehidupan kaum perempuan ada masanya akan memasuki usia menopause secara alami, yang ditandai dengan tidak datangnya haid. Haid yang tidak datang tersebut diakibatkan oleh kedua indung telur tidak berfungsi lagi sehingga terjadi penurunan hormon estrogen. Dengan berkurangnya hormon estrogen akan timbul masalah kesehatan yang kadang-kadang sangat mengganggi kegiatan sehari-hari. Untuk apa panjang umur kalau harus menderita di usia tua.
Gejala yang dirasakan karena kekurangan hormon estrogen adalah timbul rasa panas di muka dan dada, berkeringat, jantung berdebar-debar, rasa gelisah, perasaan takut, sulit tidur, perasaan tertekan dan rasa sakit saat berhubungan seksual. Dampak jangka panjang dari kekurangan hormon estrogen adalah meningkatnya angka kejadian patah tulang (Osteoporosis), penyakit jantung koroner, kanker usus besar, dementia (linglung), dan katarak. Perempuan menopause yang meninggal akibat jantung koronenr 10 kali lebih tinggi dibandingkan perempuan yang meninggal akibat kanker payudara.
 
Dari ratusan penelitian ilmiah telah terbukti bahwa pemberian estrogen berupa tablet atau krem atau koyo dapat menghilangkan berbagai keluhan menopause, bahkan dapat mencegah kaum perempuan dari patah tulang, penyakit jantung koroner, dementia, kanker usus besar dan katarak. Untuk mengatasi hal tersebut di atas yang dibutuhkan oleh kaum perempuan adalah hanya satu jenis saja yaitu hormon estrogen, dan bagi mereka yang masih memiliki rahim, estrogen harus dikombinasikan dengan progesteron.
 
Perlu diketahui bahwa jenis hormon yang dibutuhkan adalah jenis hormon yang dihasilkan oleh indung telur perempuan itu sendiri. Dokter hanya menggantikan hormon yang tidak diproduksi lagi tersebut. karena yang diberikan adalah hormon alami maka tidak banyak menimbulkan efek samping. Pemberian hormon estrogen pada perempuan yang memasuki usia menopause akan dapat meningkatkan kualitas hidupnya, sehingga kaum perempuan dapat tetap aktif menjalankan kegiatannya sehari-hari meskipun usia telah lanjut dan tetap produktif. Berbeda dengan kaum laki-laki yang tidak mengalami menopause, sehingga mereka tidak mengalami keluhan seperti kaum perempuan. Gangguan dalam berhubungan seksual merupakan hal yang paling banyak dikeluhkan oleh para suami, karena istri tidak ingin lg melakukan hubungan seksual, hal ini disebabkan oleh rasa sakit saat berhubungan seksual dan dan menurunnya libido istri.
 
Bagi kaum perempuan yang mengalami masalah menopause sebaiknya berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Perlu ditekankan disini bahwa dalam menangani masalah yang ditimbulkan gejala karena menopause tidak diperlukan berbagai jenis obat malainkan hanya satu saja yaitu estrogen/progesteron. Tidak perlu takut memasuki usia menopause karena setiap penyakit itu oleh Tuhan sudah ditentukan obatnya.
 
Prof. dr. Med. Ali Baziad, SpOG (K)
Dokter Spesialis Obstetric & Gynecology dan Konsultan Fertility & Immunoendokrinology